Kail Jepang seperti Gamakatsu dan Sasame memakai nomor 号 dan nama pola (Chinu, Iseama, Sode, …). Dua hal ini sering membingungkan, apalagi karena sistemnya berbeda dari kail Amerika.
Nomor kail Jepang: semakin besar = semakin besar
Pada kail Jepang, nomor besar berarti kail besar: Chinu 5号 lebih besar dari Chinu 1号. Ini kebalikan dari sistem Amerika/Eropa untuk kail kecil, di mana #10 lebih kecil dari #2.
Penting: ukuran nomor yang sama berbeda antar pola. Iseama 5号 tidak sama besar dengan Sode 5号. Jadi bandingkan ukuran dalam pola yang sama, atau lihat gambar ukuran asli di kemasan.
Jenis pola kail Jepang yang populer
| Pola | Ciri | Cocok untuk |
|---|---|---|
| Chinu | Kail tebal dan kuat dengan lengkung lebar | Ikan bermulut keras, mancing dasar, galatama ikan mas & bawal |
| Iseama | Serbaguna, kuat, lengkung bulat | Mancing laut dan kolam, umpan alami ukuran sedang |
| Sode | Tangkai pendek, ringan | Ikan kecil dan umpan kecil, mancing kolam |
| Maruseigo | Lengkung bulat dalam | Umpan hidup (udang, cacing), ikan kakap dan baramundi kecil |
| Keiryu | Tipis dan tajam | Ikan sungai dan wader |
| Akita Kitsune | Kecil, tajam, tangkai panjang | Ikan kecil di kolam dan sungai |
Ring eye, dengan lubang, dan tanpa lubang
- Ring eye / dengan lubang: senar diikat lewat lubang di ujung tangkai — mudah untuk pemula.
- Tanpa lubang (flatted): senar diikat langsung ke tangkai dengan simpul khusus — lebih kuat dan rapi untuk yang sudah terbiasa.
Tips memilih ukuran
- Sesuaikan dengan mulut ikan, bukan berat ikan.
- Untuk galatama ikan mas, Chinu 1–3号 paling umum dipakai.
- Ragu? Beli dua ukuran berdekatan dan bandingkan di lapangan.
Lihat juga sejarah merek Gamakatsu dan simpul pancing wajib untuk pemula.
